Faktor Risiko Kanker Paru Paru

Sebagaian besar kanker paru paru yang ditemukan merupakan karsinoma bronkogenik yaitu karsinoma yang berasal dari sel-sel epitel bronkhus (cabang tenggorok) dalam paru paru. Jenis kanker paru lebih banyak ditemukan pada laki-laki dan umumnya menyerang kelompok usia 40 tahun ke atas, tetapi kadang-kadang ditemukan pada usia lebih muda.


 

 

 

 

Rokok penyebab kanker paru paru dan penampakkan paru-paru yang beresiko kanker

Dewasa ini frekuensi kanker paru di seluruh dunia semakin meningkat. Hal ini berhubungan dengan semakin tingginya polusi udara dan penggunaan rokok. Risiko perokok menjadi penderita kanker paru tergantung pada jumlah batang rokok yang diisap setiap harinya, kadar nikotin yang terdapat dalam rokok, dalamnya isapan rokok, dan umur mulai merokok. Berikut yang paling rentan terkena kanker paru :

1. Perokok diatas usia 40 tahun, terutama jika mulai merokok kurang dari 15 tahum.

2. Merokok 1 pak/bungkus setiap harinya

3. Telah kecanduan rokok selama 20 tahun

Zat karsinogenik yang terdapat dalam rokok akan menempel dan mengiritasi mukosa brokus dan akhirnya mukosa bronkus menjadi rusak sehingga berpotensi menjadi karsinoma. Polutan pada rokok juga berbahaya bagi orang yang ikut mengisap asap rokok di sekitar di perokok (perokok pasif). Faktor risiko lain yang dapat mendorong pembentukan kanker paru yaitu pencemaran dari polutan udara dan industri seperti kontak dengan asbestos, arsen, nikel, dimetil sulfat, uap besi, viniklorida, kromuim, uranium, debu batu bara, dabn debu radioaktif. Selain itu, adanya garis keturunan yang menderita kanker paru paru dapat merupakan faktor risiko terkena kanker paru paru


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Paru Paru and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.